Jangan Lewatkan Jadwal Imunisasi Anak Usia 1- 2 tahun

Jangan Lewatkan Jadwal Imunisasi Anak Usia 1- 2 tahun

Varisela

  • Jenis vaksin : Strain OKA dari virus Varicella zoster.
  • Cara pemberian : SC Dosis : 0,5 cc/dosis
  • Jadual imunisasi: Imunisasi dasar : Anak umur 12 bulan sampai dengan 12 tahun diberikan 1dosis. Anak 13 tahun keatas diberikan 2 dosis dengan interval 4-8 minggu. Booster: Jika diberikan pada umur 12 bulan harus diulang pada umur 12 tahun.
  • Kontra indikasi : Defisiensi imun (mutlak), penyakit demam akut yang berat (sementara),hipersensitif terhadap neomisin atau komponen vaksin lain, TBC aktif yang tak diobati, penyakit kelainan darah.
  • Efek samping : Reaksi lokal di tempat suntikan: ringanReaksi sistemik : demam ringan, erupsi papulo vesikular dengan lesi <10.
  • Hindarkan pemberian salisilat selama 6 minggu setelah vaksinasi karenadilaporkan terjadi Reye’s Syndrome setelah pemberian salisilat pada anak denganvarisela alamiah.

DPT – Polio: Booster I

DPT

  • Jenis vaksin : Difteri (toksoid); Pertusis (Inactivated Bacterial Vaccine-IBV, Bordetella pertusis tipe I); Tetanus (toksoid)
  • Cara pemberian : IM atau SC dalam Dosis 0,5 mL/dosis
  • Jadual imunisasi : Booster: Dosis IV diberikan 1 tahun setelah dosis III
  • Kontra indikasi : Defisiensi imun (mutlak)Difteri : tidak adaPertusis : riwayat kelainan neurologis. Tetanus : tidak ada
  • Efek samping : Reaksi lokal, demamReaksi akinetik, kejang, gejala ensefalopati akibat komponen vaksin pertusis. Jika muncul reaksi ini, imunisasi DPT dilanjutkan hanya denganDT

Polio

  • Jenis vaksin : vaksin polio oral sabin (LAV)
  • Dosis : 2 tetes/dosis
  • Cara pemberian : oral
  • Jadual imunisasi :  Booster: dosis V diberikan I tahun setelah dosis IV dan dosis VI dan VII diberikan pada umur 6 dan 12 tahun.
  • Kontra indikasi : Defisiensi imun (mutlak), diare (sementara)
  • Efek samping : Tidak ada reaksi klinis. Kemungkinan polio paralitik yang dapatdievaluasi dari 1 per 8 juta dosis pada anak yang telah diimunisasi dan 1 per 5 juta dosis pada kontak.

 

Artikel Imunisasi terkait lainnya

supported by

CHILDREN GRoW UP CLINIC Yudhasmara Foundation Inspirasi Orangtua Cerdas, Tumbuhkan Anak Semakin Sehat, Kuat dan Pintar

WORKING TOGETHER FOR STRONGER, SMARTER AND HEALTHIER CHILDREN BY EDUCATION, CLINICAL INTERVENTION, RESEARCH AND NETWORKING INFORMATION . Advancing of the future pediatric and future parenting to optimalized physical, mental and social health and well being for fetal, newborn, infant, children, adolescents and young adult

LAYANAN KLINIK KHUSUS “CHILDREN GRoW UP CLINIC”

PROFESIONAL MEDIS “CHILDREN GRoW UP CLINIC”

  • Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation
  • Dr Widodo Judarwanto SpA, Pediatrician
  • Fisioterapis

Clinical – Editor in Chief :

Dr WIDODO JUDARWANTO SpA, pediatrician

Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider

Copyright © 2012, CHILDREN GRoW UP CLINIC Information Education Network. All rights reserved

About these ads

Tentang GrowUp Clinic

In 1,000 days Your Children, You can change the future. Our Children Our Future
Tulisan ini dipublikasikan di ***Kesehatan Tersering, **Imunisasi dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s